Tampilkan postingan dengan label lagu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lagu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Oktober 2013

hidup bagi Kristus

Tuhan... Kau pernah ada di tengah manusia, berjalan diantara manusia berdosa,
menyembuhkan yang luka, mengangkat yang jatuh,
melepaskan yang terikat dalam dosa.

Tuhan... t'lah kurasakan indahnya kasihMu,
tak mungkin hanya kusimpan berdiam diri,
bawalah aku berjalan di tengah duniaMu,
buatlah aku hidup hanya untukMu.

Hidup bagi Kristus hanya mungkin karna kasihNya
Hidup bagi Kristus hanya mungkin karna anugerah,
mengasihi yang Dia kasihi, melakukan yang Dia kerjakan, ku mau hidup bagi Kristus

***

cipt.Astri Sinaga (Buku Lagu Perkantas no.413)

Senin, 30 September 2013

tata ibadah teruna

Postingan ini adalah lanjutan dari tulisan bulan lalu... Kali ini saya sengaja membagikan tata ibadah saat itu yang kami buat... Siapa tahu ada yang sedang mencari ide menyusun ibadah untuk remaja, khususnya bagi rekan-rekan layan teruna di daerah lain yang mungkin sedang/akan menyusun kegiatan yang sama.

Semoga berguna...


ibadah padang teruna, hari Minggu, 4 Agustus 2013


lokasi: di tepi danau Buyan
peserta: 230 orang
durasi Ibadah: 120 menit
durasi kelompok kecil: 90 menit
penatalayan: teruna lintas sektor

PERSIAPAN

- Operator slide standby, Liturgos bersiap di dekat tim musik
- PIC ibadah sudah berkoordinasi dengan pelayan Firman, pendoa syafaat, dan kolektan
- Song leader mengajak jemaat berlatih beberapa buah lagu

ada tanya

ada tanya dalam gelisah di hati,
untuk apa aku ada bumi ini

bak uap sekejap bunga rumput pagi
yang akan layu di sore hari

malam kelam padang gersang dan tandusnya
cerita tragis kehidupan manusia

dan satu per satu mereka yang dicinta,
berpulang tak kembali lagi

Tuhan hantarlah langkahku sebelum usai hariku
Tuk memahami rencana-Mu di dalam taman hidupku
Tuhan celikkan batinku untuk mengerti hati-Mu
Agar kutunaikan semua yang Bapa ingini

(Pdt.Erastus Sabdono)

Minggu, 29 September 2013

101112 (part two)

Pada hari H, 101112...acara baru mulai jam 19.30, molor setengah jam dari yang tertera di undangan...hmm kami menunggu sampai keluarga dan undangan dateng semua, karena undangan cuma 50 orang, kalau belum pada dateng ya mau mulai acara gimana..masih sepi banget..hehe..

Dan sebagai anak tertua, mau ndak mau saya yang menyapa para undangan..ceritanya jadi MC mendadak (harusnya sama Oom JR juga, tapi ternyata saya dikerjain..). Dengan terbata-bata, saya mencoba untuk memberikan sambutan sederhana. Itu pertama kalinya saya berbicara di depan keluarga besar dan kerabat dekat, mewakili Papa dan Mama. deg..deg..


rentang masa depan

kulewati masa lalu yang membiru dan membatu
kulupakan kehidupan yang berlalu
tak lagi mampu menghalangi langkahku

 
kupandang dengan tawa riang
dan
aku berjalan penuh kepastian
kan kumasuki, ingin kutapaki
indah masa depan yang luas membentang


hari ini sampai nanti
kulewati dengan pasti
waktu-waktu bersamaMu yang kutunggu

tak ragu aku mengharapkan diriMu

(Rentang Masa Depan -
One Way Band)



Yesus berikan hidupNya

Darah-Mu tercurah, tebus dosaku
Kasih-Mu memulihkan, bebaskan dan slamatkanku,

mengubahkan hidupku

Tubuh-Mu diserahkan, terpecah bagiku
Bilur-Mu menyembuhkan, menyucikan
B'riku pengharapan jadikanku baru

Yesus berikan hidup-Nya bagi diriku, bagi kes'lamatanku
Bahkan taat sampai mati agarku hidup dalam kekekalan-Nya

Kau mengasihi, Kau memulihkan
Bapa, aku bersyukur


Utuslah aku, pakailah hidupku

Menjadi kasihMu, bagi dunia ini


Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa.

(Surat Paulus kepada jemaat di Filipi, Filipi 2:5-11)

lebih indah dari Salomo

Siapakah di antara kamu yang karna rasa kuatirnya
dapat menambahkan satu hasta saja kepada jalan hidupnya

Ya...siapakah diantara kamu yang karna rasa kuatirnya
dapat menambahkan satu hasta saja kepada jalan hidupnya


Dan jika engkau tiada daya membuat hal paling kecil, mengapakah engkau kuatir
Mengapa kuatir perkara yang besar....mengapa kuatir perkara yang besar


Lihatlah burung gagak kecil, tiada menabur, tiada menuai
tidak juga mengumpulkan bekal di dalam lumbung untuk hari esok
tetapi dia tak kurang suatu apa, diberi makan Bapa mu yang di sorga
tetapi dia tak kurang suatu apapun, diberi makan Bapa mu yang Akbar


Pandanglah bunga bakung di lembah, tiada bertenun tiada memintal
bunga bakung yang putih dan bersih, tiada bertenun tiada memintal
tetapi dia ternyata lebih indah dari Salomo dalam kemegahannya

tetapi dia ternyata lebih indah pun dari Salomo Raja yang besar


Dan jika Tuhan Allah, mendandani rumput di ladang
dan memb’ri makan makhluk yang kecil, memberi makan ciptaanNya yang kecil

tidak kah Dia kan terlebih lagi memberi padamu s’gala yang perlu
memberi kebutuhanmu, wahai orang yang kurang percaya

Jangan kuatir, janganlah ragu karena Tuhan mu sayang padamu

Ya... karena Tuhan mu kasih kepadamu

(Jangan Kuatir - Drs. Bonar Gultom)






Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.


(Injil Matius 6 : 30-33)

Selasa, 24 September 2013

akan ku tunggu

kuperhatikan kau dari jauh.
kau jalani hidup tanpa jenuh.
mencari bahagia tanpa keluh.

...saat itu juga kau curi perhatianku.

kuperhatikan kau dari jauh.
kau jalani hidup tanpa jenuh.
semangatmu buat aku luluh

kuperhatikan kau dari jauh
.
rasa cinta ini terus bertumbuh.


Sabtu, 17 Agustus 2013

Setia tekuni panggilanMu



Betapa sering kita bungkam keadilan

Banyak kebenaran yang kita putarbalikkan
Tanpa disadari kitalah musuh kebenaran

(Ampunilah kami, Bapa)

Berapa banyak jiwa t'lah kita hiburkan
Dimana kita kala banyak penindasan
Hamba kegelapan, para penyembah kenyamanan
(Ampunilah kami, Bapa)

Dengan mulut kita mengaku, dengan tangan kita menyangkal bahwa Yesuslah, Kristus Tuhan

Bapa, ini tekad kami berlaku adil, setia, rendah hati
Berjuang tegakkan k'rajaanMu, beritakan injil Kristus
Bapa, teguhkan kami 'tuk sangkali diri hidup mengabdi,
Taat pada pimpinan Roh-Mu, setia tekuni panggilanMu

Rabu, 31 Juli 2013

Kencan Khayalan

Kencan Khayalan
(OST.Grey and Jingga, by Sweta Kartika)

Kuyakin di dalam hatiku dia tak pernah nyata
Kutahu apa yang mengusikku
Cinta takkan terjalin

Lamunanku hadirkan senyumnya
Takjubku dalam buai kasih

Sayap kecilnya bawaku jauh terbang ke ujung dunia khayalku

Andaikan semua tak hanya terjadi dalam bahasa imajiku
Adakah dia disana 'kan nyata untukku?
Siapakah gerangan dirinya?


 


suka-suka(ku)mu

Saya lagi bingung. Saya bingung tiap kali saya ikut seminar atau ibadah tertentu dan pemimpin pujiannya mengajak jemaat bernyanyi lagu "suka-sukaMu, Tuhan". Waktu pertama kali denger lagu ini, saya langsung bertanya ke teman saya, "eh, reffnya kok begini ya?"
Suka-sukaMu Tuhan, Suka-sukaMu Tuhan
Suka-sukaMu Tuhan, Suka-sukaMu Tuhan
Pulang dari pertemuan tersebut, saya langsung nanya ke beberapa teman, apa mereka tahu lagu ini. Sebagian dari mereka bilang tahu, sebagian lagi bilang belum pernah dengar. Hmm...ya sudah. Tapi bagaimana ya. Saya nggak tau kenapa, tapi saya sangat tidak nyaman menyanyikan bagian reff lagu tersebut. Pikiran saya seperti ini... Seakrab-akrabnya dan sedekat-dekatnya saya sama orangtua, saya ngga pernah berani buat ngomong "suka-sukamu, Pa!" walaupun cuma pas ngobrol santai, apalagi kalau serius. Saya nggak berani bukan karena papa saya galak (dikit sih...), tapi lebih karena saya respek sama papa dan ngga sanggup ngomong seperti itu sama beliau. Lalu, bukankah lagu ini kalau kita nyanyi itu ditujukannya buat Tuhan. Tuhan yang nyiptain ayah kita. Masa sih sama Tuhan kita berani bilang, "suka-sukaMU Tuhan"? (maaf...) tidak adakah kata yang lebih tepat untuk mengatakan bahwa, kita memang menyerahkan seluruh hidup kita hanya untuk Tuhan, pakailah sesuai kehendakMu Tuhan. Itu kan arti lirik tersebut?
Sungguhlah hidupku t'lah ditebus oleh darahMu yang Kudus,
sekarang hidup ku bukan milikku lagi

apapun yang Tuhan mau lakukan
, apapun yang Tuhan mau inginkan,
asalkan Tuhan ku senang
, semua kurelakan,
Nama-Nya dimuliakan...
Mungkin pikiran saya saja yang salah...tapi sampai sekarang saya masih belum bisa menyanyikan lagu ini sampai selesai. Seperti beberapa waktu yang lalu, ketika saya mengikuti sebuah seminar dan lagu ini dinyanyikan. Saya menyanyi, tapi ketika masuk bagian refrain, saya cuma bisa diam...tengok kiri kanan...lihat orang-orang semangat sekali. Namun sampai keempat kalinya lagu ini diulang, tiap masuk bagian reff, saya selalu diam (memang kadang saya ini suka ngeyel...). Lucunya, entah mungkin ngerasa saya diam, ibu-ibu di belakang tiba-tiba mencolek bahu saya lantas menegur, "kok diam aja mbak?" Saya kaget disapa tiba-tiba...dan cuma bisa nyengir senyum.

"ya..suka-suka tante ajalah ya.... suka-sukaku jugalah ngga ikut nyanyi :)"

Aduh tapi saya mana berani bicara begitu, jadi saya cuma berani ngomong dalam hati.

***
Mohon maaf sebelumnya untuk pencipta lagu tersebut, atau denominasi apapun yang sering menyanyikan lagu ini. Maaf kalau terkesan nyinyir. :( Tulisan ini tidak bermaksud menghakimi pihak manapun. Tulisan ini hanya sebuah bentuk kebingungan seorang jemaat awam akan makna dari lirik sebuah lagu rohani yang dinyanyikan dalam ibadah.

Jumat, 28 Juni 2013

Musafir

Tulisan ini merupakan lanjutan dari cerita saya setelah mengikuti Seminar Suara Kebenaran...baca disini. Malam harinya sebelum tidur saya membuka plastik souvenir seminar yang berisi majalah, renungan bulanan, tiga keping CD khotbah, dan dua buah CD lagu. CD lagu tersebut seluruhnya berisi lagu-lagu yang dinyanyikan dan diciptakan sendiri oleh Pak Eras. Ada empat track lagu yang langsung saya suka. Salah satunya adalah lagu dalam track yang keenam, yang berjudul sama dengan postingan ini...

Kamis, 13 Juni 2013

Faithfully


FAITHFULLY
(Eric & Leslie Ludy)

Tonight I saw a shooting star

Made me wonder where you are
For years I have been dreaming of you
And I wonder if you're thinking of me too

In this world of cheap romance
And love that only fades after the dance
They say that I'm a fool to wait for something more
How can I really love someone I've never seen before

But I have longed for true love every day that I have lived
And I know real love is all about learning how to give
So I pray that God will bring you to me
And I pray you'll find me waiting faithfully

Faithfully, I am yours from now until foreverFaithfully, I will write, write you a love song with my life
'Cause this kind of love's worth waiting for
No matter how long it takes I am yours
Faithfully

Tonight I saw two lovers kiss
Reminded me of my own loneliness
They say that I'm a fool to keep on praying for you
How can I give up pleasure for a dream that won't come true

But I will keep believing that God still has a plan
And though I cannot see you now, I know that He can
And someday I will give you all of me
Until I find you, I'll be waiting faithfully





Kamis, 06 Juni 2013

through it all

(diambil dari notes Facebook, 2012)
You are forever in my life, You see me through the seasons
Cover me with Your hand, lead me in Your righteousness

And I look to You, and I wait on You
I'll sing to You Lord, a hymn of love, for Your faithfulness to me
I'm carried in everlasting arms, You'll never let me go through it all
-----------Blessed, Hillsong 2002---------

Lirik lagu di atas judulnya Through It All. salah satu lagu rohani yg menemani perjalanan awal-awal masa remaja saya (berasa sekarang sudah tua x_x). Dibeli sekitar tahun 2003. Salah satu lagu dalam album rohani pertama yang dibeli dengan menyisihkan uang saku sendiri. Duit kembalian naik angkot ke sekolah dikumpulin selama seminggu, sempat juga nahan untuk ngga jajan di kantin beberapa hari, supaya duitnya cukup buat beli kaset ini sama kaset Linkin Park. (teteup ya album LP terbaru juga musti punya)

hmm tahun 2003 itu.....jadi inget punya sahabat di SMP yang pertama kali ngasi teladan pentingnya saat teduh, pertama kali dikenalin dengan majalah rohani remaja juga yang namanya Gfresh. Pertama kali tertarik itu sih covernya artis, halamannya berwarna dan ada komiknya. Tapi lama kelamaan jadi sukaa sama majalah ini karena isinya berbobot dan ngajarin banyak hal, bener-bener majalah rohani buat remajalah. Jadi langganan deh, rutin beli setiap bulan selama bertahun-tahun.

Tapi sayang beberapa tahun belakangan, majalahnya sudah ngga terbit lagi.

hmm 2003 itu juga masa-masa ikut pembinaan remaja di gereja...lumayan rajin ikut persekutuan teruna setiap minggu, ikut paduan suara, gak pernah absen ikut retreat teruna...rajin banget deh pokoknya.

Tapi masa-masa inipun sekaligus masa-masa yang penuh pemberontakan. Suka banget ngelawan omongan orangtua, suka nyaut kalau dikasitau, suka ngerasa sok pinter sendiri dan susah buat dibilangin. :(
 
Baru sadar setelah sekian tahun... :(

hmm...gak nyangka...cuma gegara sebuah lagu, ingatan ini bisa kembali ke 10 tahun yang lalu....masa-masa remaja yang ngga pernah bisa terulang...masa-masa dimana saya disadarkan bahwa kasih Tuhan Yesus itu yang terbesar dari semua kasih yang ada di dalam hidup saya.

Jadi inget sama kata-katanya Rasul Paulus,
Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.

Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati. Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu. Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh.
(Filipi 3)


...........I'll sing to You Lord, a hymn of love, for Your faithfulness to me
I'm carried in everlasting arms, You'll never let me go
through it all.....


Selasa, 04 Januari 2011

who am I

Who am I, that the Lord of all the earth, would care to know my name
Would care to feel my hurt.
Who am I, that the Bright and Morning Star, would choose to light the way
For my ever wandering heart.

Not because of who I am, but because of what You've done
Not because of what I've done, but because of who You're

I am a flower quickly fading, here today and gone tomorrow
A wave tossed in the ocean, a vapor in the wind
Still You hear me when I'm calling
Lord, You catch me when I'm falling and You've told me who I am
I am Yours, I am Yours

Lagu ini selalu mengingatkan saya...

Minggu, 02 Januari 2011

Somewhere in the Middle

sebuah sudut favorit di Villa Atas Awan

Somewhere between the hot and the cold
Somewhere between the new and the old
Somewhere between who I am and who I used to be
Somewhere in the middle, You'll find me

Somewhere between the wrong and the right
Somewhere between the darkness and the light
Somewhere between who I was and
who You're making me

Somewhere in the middle, You'll find me

Just how close can I get, Lord, to my surrender without losing all control

Fearless warriors in a picket fence, reckless abandon wrapped in common sense
Deep water faith in the shallow end and we are caught in the middle
With eyes wide open to the differences, the God we want and the God who is
But will we trade our dreams for His or are we caught in the middle
Are we caught in the middle

Somewhere between my heart and my hands
Somewhere between my faith and my plans

Somewhere between the safety of the boat and the crashing waves
Somewhere between a whisper and a roar
Somewhere between the altar and the door
Somewhere between contented peace and always wanting more
Somewhere in the middle You'll find me

Fearless warriors in a picket fence, reckless abandon wrapped in common sense
Deep water faith in the shallow end and we are caught in the middle
With eyes wide open to the differences, the God we want and the God who is
But will we trade our dreams for His or are we caught in the middle
Just how close can I get, Lord, to my surrender without losing all control

Lord, I feel You in this place and I know You're by my side
Loving me even on these nights when I'm caught in the middle

(Somewhere In The Middle - Casting Crowns)

Kamis, 30 Desember 2010

Every Man


I'm the man with all I've ever wanted
All the toys and playing games
I am the one who pours your coffee
Corner booth each Saturday

I am your daughter's favorite teacher
I'm the leader of the band
I sit behind you in the bleachers
I am every man

I'm the coach of every winning team
And still a loser in my mind
I am the soldier in the airport
Facing giants one more time

I am the woman shamed and haunted
By the cry of unborn life
And every broken man
Nervous child, lonely wife

Is there hope for every man?
A solid place where we can stand
In this dry and weary land

Is there hope for every man?
Is there love that never dies?
Is there peace in troubled times?

Someone help me understand
Is there hope for every man?


It seems there's just so many roads to travel
It's hard to tell where they will lead
My life is scarred, my dreams unraveled
Now I am scared to take the lead

If I could find someone to follow
Who knows my pain and feels the way
The uncertainty of my tomorrow
The guilt and pain of yesterday


There is hope for every man
A solid place where we can stand
In this dry and weary land

There is hope for every man
There is love that never dies
There is peace in troubled times

Will we help them understand
JESUS is hope for every man


Every Man - Casting Crowns


Selasa, 16 November 2010

Murid yang Berjuang

Murid yang Berjuang
(Lagu tema Kamp Regional Bersama Jawa Timur 2008 )
Lirik dan Musik oleh Harry Limanto dan Perdian Tumanan


1.Dunia telah tercipta oleh karya Ilahi
Rancangan maha baik dari Sang Pencipta dib’ri bagi manusia
Namun mandat mulia terenggut nafsu kuasa insani
B’lenggu dosa terus mengikatnya hingga rusak tak berdaya

2.Kasih Kristus t’lah nyata melalui salibNya
Semesta ditebus, manusia merdeka dari belenggu dosa
Dia berikan hati yang baru bagi yang sambut Dia
Dipilih, dipanggil, dibentuk, diutus ‘tuk jadi muridNya

3.Tuntunan dib’rikannya di jalan persembahanmu
RohNya t’rus sertai umat tebusan hadapi zaman ini
Kuatkanlah teguhkan hatimu, m’langkah dalam janjiNya
‘Tuk barui dunia dan wartakan kehadiran K’rajaanNya

4.Murid Kristus nyatakan juangMu di zaman ini
Hiduplah benar, kudus dalam setiap zaman
Kobarkanlah kasihMu, hadirkan K’rajaanNya
Biarlah hidupmu berbuah, t’rangmu t’rus menyala